Scottie Pippen dan Karl Malone menjadi bintang dalam penghargaan Hall of Fame 2010. Mereka mendapatkan penghargaan bergengsi itu bukan individu, melainkan sebagai tim nasional Amerika Serikat (AS) alias Team USA di Olimpiade Barcelona 1992.
Pippen dan Malone merupakan bagian penting Team USA saat menjadi juara di Barcelona dengan kemenangan-kemenangan besar. Tim itulah yang kemudian menjadi cikal bakal Dream Team atau juga disebut Dream Team pertama.
Dream Team pertama diperkuat 12 pemain. Namun, Pippen dan Malone menjadi figur yang paling berbahagia karena mayoritas pemain lain lebih dahulu tercatat di Naismith Memorial Basketball Hall of Fame sebagai individu. Mereka adalah Michael Jordan, Larry Bird, Magic Johnson, Patrick Ewing, David Robinson, Charles Barkley, dan Clyde Drexler.
''Ini untuk ibu saya. Karena dia, saya ada di sini,'' kata Malone saat memberikan sambutan. Ibunda Malone meninggal tujuh tahun silam. Namun, saking berharganya penghargaan itu, pemain berposisi power forward itu tetap merasa perlu mendedikasikan itu untuk sang bunda yang telah tiada.
Sementara itu, Pippen yang dua kali meraih emas Olimpiade pada 1992 dan 1996 melihat sosok Jordan sebagai figur paling penting dalam karirnya. Itu tidak berlebihan. Sebab, bersama Jordan, dia merasakan manisnya juara NBA enam kali saat memperkuat Chicago Bulls.
''MJ (Jordan, Red), kamu telah menyentuh kehidupan banyak orang. Namun, semua tidak seperti yang aku rasakan,'' kata Pippen. ''Terima kasih telah menjadi teman terbaik,'' lanjutnya.
AS memutuskan mengirimkan Dream Team yang beranggota bintang-bintang NBA setelah gagal total di Olimpiade Seoul 1988 saat mereka mengirimkan tim beranggota tim NCAA. Pengiriman itu dimungkinkan setelah Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) memperbolehkan pemain profesional ikut dalam Olimpiade pada 1989.
Dream Team mencetak rekor 117.3 poin per game, dengan selisih poin setiap pertandingan 43,8. Selain Dream Team, Team USA 1960 yang juga merebut emas Olimpiade mendapatkan penghargaan serupa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar