Kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Development Basketball League (DBL) 2010, seri Jawa Timur memang sudah berakhir untuk tingkat SMA. Laga final di DBL Arena Surabaya pada 6 Agustus lalu menjadi penutup. Namun, rangkaian Honda DBL belum usai.
Kini giliran student athlete di tingkat SMP yang bertarung dalam babak utama Honda DBL Junior (Jr) 2010. Sebelum mulai bertanding pada 2 Oktober 2010, 64 tim SMP (32 putra dan 32 putri) yang sudah dinyatakan lolos ke babak utama Honda DBL Jr diwajibkan mela kukan daftar ulang. Proses tersebut akan dilaksanakan pada 23–28 Agustus di DBL Arena pukul 10.00–17.00.
”Kami akan mengecek ulang daftar pemain SMP yang bakal bertanding di babak utama Honda DBL Junior,” ujar Bebob Latief, events and basketball operations coordinator DBL Indonesia. Saat mendaftar ulang, seluruh tim wajib menyertakan sejumlah persyaratan. Yaitu tanda terima pendaftaran, fotokopi rapor terbaru, plus membawa rapor asli.
Rapor tersebut akan digunakan untuk mengecek nilai peserta. ”Kami akan melihat apakah pemain naik kelas atau tidak. Lalu, apakah nilai terbarunya masih memenuhi syarat yang ditentukan oleh DBL Indonesia,” papar Bebob.
Dia menjelaskan, syarat rapor yang wajib dipenuhi pemain adalah nilai rata-rata mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika harus lebih dari atau sama dengan 6. Selain itu, di tiap mata pelajaran tersebut, tidak boleh ada nilai kurang dari atau sama dengan 4. ”Bila ternyata dalam proses kenaikan kelas terakhir si pemain tidak naik atau nilainya tak memenuhi syarat tersebut, dia dilarang bermain di babak utama Honda DBL Junior,” paparnya.
Nanti, bila ada pemain yang tidak memenuhi syarat itu, DBL Indonesia memberikan kesempatan kepada tim untuk mengganti dengan pemain baru. ”Kalau ingin digantikan, nanti si pemain baru harus mengumpulkan seluruh persyaratan lengkap sebagai peserta,” terang Bebob.
Tim putra yang tahun lalu menjadi champion, SMP Angelus Custos (AC) 1 Surabaya, siap mengikuti pendaftaran ulang. ”Pendaftaran ulangkan langkah awal kami untuk mengikuti Honda DBL Junior 2010.
Tentu kami sudah siap mengikutinya dengan menyiapkan berkas-berkas yang disyaratkan panitia,” tegas Ivan Renata, kapten tim basket putra SMP AC 1. Mereka menyatakan tak akan mengganti pemain. Sebab, tidak ada yang bermasalah dengan nilai.
”Kami sebelumnya memang sudah menetapkan peraturan sendiri untuk tim kami. Setiap nilai mata pelajaran unas harus di atas 70, sedangkan nilai yang lain harus di atas 75,” lanjut Ivan. Bukan hanya pemain yang wajib memenuhi aturan tersebut.
Peserta jurnalis dan yel-yel juga wajib melakukan daftar ulang. Aturan kenaikan kelas juga berlaku bagi mereka. Namun, tidak dengan aturan nilai minimum. Bila ada yang tidak naik kelas, maka juga dilarang mengikuti kompetisi.
Hari ini akan ada pengumuman pemenang Journalist Competition Honda DBL 2010 East Java Series- South Region. Bertempat di Graha Pena lantai 3 Radar Malang (Jawa Pos Group), pengumuman tersebut akan dihadiri 21 tim jurnalis untuk kawasan South.
Untuk kawasan North, pengumuman pemenang jurnalis akan dilakukan besok (22/8) di Semanggi Room lantai 5 Graha Pena Surabaya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar