Terobosan baru dibuat NBA demi mempromosikan Olimpiade London 2012. Liga basket paling bergengsi di dunia itu bakal menggelar dua laga di ibu kota Inggris tersebut Maret mendatang. Yang istimewa, dua laga itu bukan uji coba atau semacamnya, melainkan game reguler yang menentukan dalam persaingan gelar juara.
Dua tim sudah memastikan ambil bagian dalam pertandingan overseas yang dihelat di O2 Arena, London, tersebut. Yakni, Toronto Raptors dan New Jersey Nets. Mereka bakal bentrok dengan sistem home and away. Pada 4 Maret, Raptors didaulat menjadi tuan rumah. Sedangkan sehari berikutnya, giliran Nets yang berperan sebagai host.
''Menggelar game musim reguler di luar negeri, khususnya Eropa, adalah batu loncatan baru bagi NBA,'' ungkap David Stern, commissioner NBA, sebagaimana dilansir BBC Sport. ''Dengan membawa dua tim yang masih muda dan bergairah itu ke London, kami memenuhi komitmen untuk membawa game NBA ke Inggris terkait dengan promosi Olimpiade 2012,'' lanjutnya.
Selama ini, lanjut Stern, relasi NBA dengan Eropa sangat kuat. Tak terhitung banyaknya pemain asal Benua Biru yang bermain di sana. Sejumlah tim juga langganan menggeber laga pramusim di negara Eropa. Dan, selama ini antusiasme publik terhadap laga-laga tak resmi tersebut sangat tinggi. Tiket selalu sold out. Namun, ironisnya, belum sekali pun game reguler NBA pernah dihelat di sana. Stern berpendapat, ini saat yang tepat.
''Bisa dibilang ini adalah respons dari larisnya tiket pertandingan persahabatan di Eropa beberapa tahun terakhir. Yang jelas, kami pasti menyiapkan tindak lanjutnya. Kalau memungkinkan, memboyong game reguler ke Eropa bisa menjadi agenda tahunan,'' papar Stern.
''Selain itu, O2 akan menjadi venue cabang basket di Olimpiade. Kalau kami membantu meningkatkan popularitasnya, bisa dibayangkan bagaimana ramainya stadion itu saat Olimpiade,'' lanjutnya.
Di sisi lain, kedua klub yang terlibat dalam proyek Eropa perdana tersebut menyatakan sangat bersemangat. Buat pemain, mereka mendapatkan kesempatan bermain dalam atmosfer yang sama sekali berbeda. Sedangkan buat manajemen, berlaga di Eropa adalah kans melebarkan arena promosi global serta basis fans. Terutama Nets, yang baru saja diakuisisi miliuner Rusia Mikhail Prokhorov.
''Kedua tim sangat antusias menjadi bagian dari globalisasi basket ke seluruh dunia,'' kata Stern. ''Mr Prokhorov sangat bersemangat berusaha menunjukkan bahwa olahraga ini bukan lagi melulu dominasi publik AS, tapi sudah menjadi konsumsi global,'' tuturnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar