Hari yang ditunggu para penggemar bas ket di seluruh tanah air akhirnya tiba. Sore ini dua laga perdana National Basketball League (NBL) Indonesia diselenggarakan di DBL Arena Surabaya.
Pukul 18.00 WIB, dua raksasa Jakarta, Satria Muda Britama dan Aspac Jakarta, bakal berebut kesempatan meraih kemenangan perdana di musim reguler 2010–2011
Kemudian, pukul 20.00 WIB, giliran’’ tuanrumah’’ NuvoCLSKnights Surabaya beradu dengan monster Jakarta, Pelita Jaya Esia (live JTV).
Jumat kemarin (15/10) hampir semua klub peserta NBL Indonesia sudah tiba di Surabaya. Pada musim baru ini, semua klub (sepuluh) memang hadir di setiap seri. Seri perdana di Surabaya ini akan berlangsung setiap hari, hingga 24 Oktober mendatang.
Kemarin jumpa pers perdana juga diselenggarakan di atrium DBL Arena Surabaya. Rastafari Horongbala, head coach Pelita Jaya, menyebutkan bahwa timnya sudah berlatih keras untuk menghadapi seri perdana di Surabaya ini. Mau tidak mau, memang harus begitu. Sebab, dia melihat klub-klub lain juga begitu serius dan bersemangat menghadapi musim perdana NBL Indonesia.
Tidak seperti dalam beberapa tahun terakhir, saat liga tertinggi di Indonesia masih bernama Indonesian Basketball League (IBL). ’’Semangat tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami tentu ingin menjadi yang pertama meraih juara di NBL,’’ tegasnya.
Semangat serupa disampaikan Tjetjep Firmansyah, pelatih Dell Aspac Jakarta. ’’Mesin panas. Mobil sudah bagus. Nggak ada artinya kalau mobil itu tidak bisa dijalankan. Sekaranglah saatnya kami untuk all-out,’’ ujarnya saat latihan menjajal lapangan di DBL Arena kemarin sore.
Bagi PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia sebagai pengelola NBL Indonesia, pembukaan ini sudah ingin segera diselenggarakan dan diselesaikan. Seperti tim-tim: Persiapan sudah banyak dilakukan, tinggal eksekusi.
’’Kami senang sekaligus agak nervous menghadapi seri perdana ini karena sudah dinanti-nantikan orang. Dan, orang punya ekspektasi cukup tinggi. Kami memang sudah sukses menyelenggarakan banyak kompetisi. Tapi, kali ini rasanya seperti akan melahirkan bayi baru,’’ tutur Azrul Ananda, direktur DBL Indonesia, commissioner NBL Indonesia.
Dalam persiapan terakhir kemarin, dilakukan meeting bersama semua pihak. Mulai penyelenggara, tim wasit dari PB Perbasi, hingga para pelatih NBL Indonesia. ’’Ini untuk persamaan persepsi. Supaya pertandingan-pertandingan berlangsung lebih lancar. Sebab, intinya adalah komunikasi yang lebih baik. Dan, sekarang sudah lebih baik daripada yang dulu-dulu,’’ kata Ketua Bidang III PB Perbasi Julisa Rastafari.
Bagaimana atraksi pembukaan? Azrul Ananda menjelaskan, pembukaan besok tidaklah formal, tidaklah berlebihan, tapi juga tidak sederhana. ’’Tentu ada seremoni Indonesia Raya untuk membuka kompetisi. Lalu, sebelum pertandingan kedua (Pelita Jaya v CLS Knights, Red), ada show khusus untuk penonton. Lapangan akan kami jadikan layar raksasa. Semoga lancar dan bisa dinikmati,’’ paparnya.
Azrul berharap, seri perdana NBL Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari para penggemar basket. Khususnya di Surabaya. ’’Kapan lagi sepuluh klub terbaik berkumpul di satu kota. Kami akan bekerja keras dan terus berusaha menjadikan liga ini yang paling berkesan di Indonesia. Kalau kerja keras, kami yakin, hasilnya akan datang dengan sendirinya,’’ tuturnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar