Minggu, 03 Oktober 2010

Pembuktian ”Yao Ming” Surabaya

TIM-tim basket SMP yang bertanding di Opening Party Honda Development Basketball League (DBL) Junior 2010 kemarin tampil total. Sebanyak enam tim yang bertanding menunjukkan semangat untuk meraih hasil terbaik. Berikut review pertandingan yang dilaksanakan di DBL Arena Surabaya itu.
SMP AC 1 Surabaya v SMPN 19 Surabaya
Laga antara SMP Angelus Custos 1 Surabaya dan SMPN 19 Surabaya berjalan dengan tempo tinggi. Dua tim berusaha menambah perolehan poin. Nineteen (julukan SMPN 19) mengambil kendali permainan pada awal pertandingan. Namun, ketatnya pertahanan anak-anak AC 1 membuat serangan Nineteen mudah dipatahkan.
Nineteen kecolongan terlebih dahulu lewat tembakan Natasha Pronoto. Nineteen berhasil menyamakan kedudukan lewat layup cantik guard andalannya, Sonia Feby Savitri. AC 1 yang bermain lebih tenang menutup babak pertama, 6-3.
Pada babak kedua pelatih AC1 Njoo Soen Eng memasukkan pemain cadangan. Tim ini pun akhirnya menang 13-9. ”Ke pemain baru, saya berkata agar menikmati pertandingan . Cara itu bisa lepaskan ketegangan,” ujar Njoo Soen Eng. (*)
SMP Cita Hati Sby v SMP Petra 3 Surabaya
Vincent Rivaldi Kosasih menjadi kunci kemenangan SMP Cita Hati Surabaya atas SMP Petra 3 Surabaya pada pertandingan kemarin. Center dengan tinggi 201 cm itu menjadi pencetak angka terbanyak timnya, 20 poin. CH (julukan SMP Cita Hati) pun menang 33-19.
Dengan mengandalkan Vincent, CH berkali-kali membombardir SMP Petra 3. Berkali-kali layup Vincent mampu menembus area pertahanan Petra 3. Menyadari ketertinggalan timnya, pelatih Petra 3 Deroles Poetiray melakukan double team kepada Vincent. Tapi, Vincent masih lepas dari kawalan ketat pemain Petra 3. CH pun menang 33-19. (*)
SMPN 12 Surabaya v SMPN 6 Surabaya
Pertandingan tim basket putra SMPN 12 Surabaya melawan SMPN 6 Surabaya berlangsung ketat. Dua tim itu sama-sama tampil ngotot. Spensix (julukan SMPN 6) mengambil inisiatif menyerang Rholaz (julukan SMPN 12) pada awal babak pertama. Dengan mengandalkan koletivitas tim, mereka menekan Rholaz. Tapi, Rholaz mampu bangkit dan berbalik unggul 8-7 pada babak pertama.
Pada babak kedua, Kejar-mengejar angka terjadi pada babak ini. Namun, Spensix tampil lebih tenang dan menang 22-18.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar